Kategori
Regional

2 Calon Kepala Daerah Kaltim Meninggal Akibat COVID-19 Ini Kata KPU

2 Calon Kepala Daerah Kaltim Meninggal Akibat COVID-19 Ini Kata KPU

2 Calon Kepala Daerah Kaltim Meninggal Akibat COVID-19 Ini Kata KPU – Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar pada 9 Desember 2020 telah memakan korban jiwa. Hanya berselang 10 hari, dua kandidat kepala daerah di Kalimantan Timur tutup usia akibat terpapar COVID-19.

Pertama, Bupati Muharram dari Kabupaten Berau meninggal pada 22 September 2020, dan kedua, Adi Darma dari Bontang pada 1 Oktober 2020. Kendati, sampai sekarang belum ada upaya untuk menunda Pilkada di wilayah ini.

“Hingga sampai sekarang belum ada wacana penundaan (pilkada) dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) RI, sebab kebijakan yang dikeluarkan pasti berjenjang. Jadi pihaknya hanya melaksanakan aturan perundang-undangan saja. Pilkada tetap dilanjutkan,” kata Komisioner KPU Kalimantan Timur Iffa Rosita.

KPU Kalimantan Timur mengklaim sudah menerapkan protokol kesehatan

Iffa mengklaim pihaknya sudah mengimbau dan mensosialisasikan aturan protokol kesehatan pencegahan virus corona kepada para pasangan calon peserta pilkada.

“Sudah kami lakukan (penerapan protokol kesehatan). Mulai dari penyelenggara dan peserta,” tutur dia.

Melansir Joker123 regulasi demi putus rantai penularan virus corona itu tertuang di dalam Peraturan KPU Nomor 6 yang diubah dalam PKPU 11 dan PKPU 13 tentang pilkada dalam kondisi bencana non alam COVID-19.

Berdasarkan aturan ini, kampanye tatap muka hanya dilakukan dalam pertemuan terbatas dan pasangan calon dilarang kampanye rapat umum dalam bentuk konser musik atau kerumunan skala besar lain. Dengan kata lain, para kandidat hanya diberi izin kampanye dengan porsi besar di media sosial saja.

“Kalaupun ada pertemuan, maksimal 50 orang dengan protokol kesehatan ketat,” tutur Iffa.

Meskipun aturan telah dibuat bukan berarti tak ada yang melanggar. Itu sebab KPUD Kaltim menyerahkan sepenuhnya kepada pihak pengawas pemilu di sembilan kabupaten kota yang menyelenggarakan pesta demokrasi.

Menurut dia jika tak taat aturan tentu ada sanksi. Misalnya pembubaran langsung, bila ada agenda kampanye tatap muka hingga teguran tertulis. Intinya, sepanjang UU 6 Tahun 2020 tentang Tahapan Pelaksanaan Pilkada, belum diubah, KPU di berbagai daerah tetap menjalankan semua tahapan.

Dari empat calon kepala daerah di Kaltim yang terpapar COVID-19, dua meninggal dunia

Empat kandidat kepala daerah di wilayah Kalimantan Timur yang terkonfirmasi positif yaitu pertama, Calon Wakil Bupati Kutai Timur sekaligus Wakil Bupati petahana Kasmidi Bulang. Kasmidi diketahui positif ketika masa pendaftaran pilkada pada 5 September 2020. Namun, ia dinyatakan sembuh setelah menjalani 10 hari karantina.

Kedua, petahana Bupati Kabupaten Berau Muharram dinyatakan positif COVID-19 pada 9 September 2020. Ketiga, Calon Wali Kota Bontang, Adi Darma. Sementara yang keempat adalah Calon Wakil Bupati Kutai Timur, Uce Prasetyo.

Dari empat calon kepala daerah tersebut, Muharram dan Adi Darman tutup usia akibat virus corona. Muharram meninggal dunia pada 22 September, kemudian disusul Adi Darma yang meninggal pada 1 Oktober 2020.

IDI Kaltim meminta pilkada ditunda karena sangat mengancam keselamatan masyarakat

Melihat kondisi tersebut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim pun kembali mengusulkan penundaan pilkada. Sebab, ancamannya begitu nyata terlihat dengan adanya dua kandidat kepala daerah yang meninggal dunia akibat COVID-19.

“Harusnya ditunda, berisiko akan banyak yang terpapar (virus corona),” ujar Ketua IDI Kaltim dr Nathaniel Tandirogang, saat dikonfirmasi, Kamis, 1 Oktober 2020.

Kampanye tatap muka sangat berpotensi memunculkan klaster baru COVID-19

Nathaniel juga mengingatkan virus corona bisa sangat cepat menyebar melalui kerumunan. Sehingga, ia meminta agar kampanye tatap muka benar-benar ditiadakan karena berpotensi menjadi klaster pilkada.

“Bila memang tak bisa ditunda, kami wanti-wanti saat protokol kesehatan. Jangan ada kampanye offline atau tatap muka. Sebaiknya virtual saja. Dan saat pencoblosan tak lebih dari 20 orang,” kata dia.

Kategori
Asia Regional

2 Oktober Hari Batik Nasional Ini Sejarah Batik di Tanah Air

2 Oktober Hari Batik Nasional Ini Sejarah Batik di Tanah Air

2 Oktober Hari Batik Nasional Ini Sejarah Batik di Tanah Air – Di Indonesia setiap tahunnya, 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Masyarakat merayakannya dengan menggunakan batik. Biasanya, sejumlah perkantoran baik swasta maupun instansi pemerintahan turut mengimbau aturan mengenakan batik pada hari tersebut.

Batik di Tanah Air memiliki jenis dan motif yang beraneka ragam tergantung suku dan budaya. Batik sudah dikenal bahkan sejak zaman Kerajaan Majapahit. Secara turun-temurun, pembuatan dan penggunaannya tetap lestari hingga kini.

1. UNSECO tetapkan Batik sebagai budaya Indonesia pada 2 Oktober

Peringatan Hari Batik Nasional berawal ketika Batik resmi masuk dalam Daftar Perwakilan Warisan Budaya Tak Benda UNESCO pada 2009 lalu, tepatnya pada 2 Oktober 2009. Tanggal tersebut pun ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional.

Batik sendiri merupakan kebanggaan Indonesia ketiga yang masuk dalam Daftar Perwakilan Warisan Budaya Tak-benda UNESCO, setelah wayang dan keris. Penetapan Hari Batik Nasional ditetapkan oleh Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Kini perayaannya memasuki tahun ke-11.

2. Tercatat dalam sejarah, telah dikenal sejak zaman Majapahit

Melansir dari laman Agen IDN Poker , Batik ternyata telah menjadi kebudayaan sejak zaman Majapahit seperti Mojokerto dan Yulung Agung. Dalam perkembangannya, batik Mojokerto dan Tulung Agung banyak dipengaruhi oleh batik Yogyakarta.

Bermula dari selama perang antara Belanda dan pasukan Diponegoro pada 1825, beberapa pasukan Kyai Mojo mundur ke daerah Majan. Budaya yang terbawa melalui mereka yang akhirnya menetap itu, menjadi sebab batik Kalangbret dari Mojokerto hampir sama rupanya dengan batik Yogyakarta.

Batik lantas terus berkembang termasuk pada zaman penyebaran Islam di Tanah Air. Seni batik di daerah Ponorogo, Jawa Timur ada kaitannya dengan perkembangan agama Islam di sana. Kala itu, seni batik masih terbatas hanya di dalam lingkungan keraton. Batik lantas keluar dari keraton dan menyebar ke Ponorogo setelah putri Keraton Solo menjadi istri Kyai Hasan Basri dan dibawa ke Tegalsari beserta pengiring-pengiringnya.

Batik Ponorogo terus berkembang hingga zaman batik cap mulai dikenal. Itu adalah masa-masa setelah Perang Dunia Pertama. Batik dengan sistem cap diperkenalkan oleh orang Tiongkok bernama Kwee Seng dari Banyumas.

3. Ragam batik saat ini

Sudah jadi kebiasaan masyarakat Indonesia untuk menggunakan batik di momen-momen tertentu. Batik Indonesia sendiri bermacam ragamnya. Mulai dari batik tiga negeri yang dikelompokkan berdasarkan daerah pembuatan yakni Lasem, Solo, dan Pekalongan.

Beberapa ragam batik terkenal di Indonesia antara lain Batik Tujuh Rupa, Batik Parangkusumo, Batik Singa Barong, Batik Cap Kombinasi Tulis, Batik Tambal Yogyakarta, Batik Mega Mendung Corebon, Batik Terang Bulan, Batik Sekar Jagad Solo Yogyakarta, dan lain-lain.

Kategori
Regional

Siap Dipasarkan Obat COVID-19 Kalbe Dibanderol Rp3 Juta

Siap Dipasarkan Obat COVID-19 Kalbe Dibanderol Rp3 Juta

Siap Dipasarkan Obat COVID-19 Kalbe Dibanderol Rp3 Juta – Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius mengatakan siap memasarkan obat antivirus Covifor (remdesivir) untuk pengobatan COVID-19 di Indonesia mulai hari ini, 1. Harga jual yang dipatok sekitar Rp3 juta.

Covifor hasil kolaborasi Kalbe Farma dengan Hetero, salah satu perusahaan farmasi generik terkemuka di India dan produsen obat antiretroviral terbesar di dunia, melalui anak perusahaannya PT Amarox Global Pharma.

Melansir Agen IDN Poker “Mulai hari ini barang sudah siap jadi produk Covifor sudah siap untuk dipasarkan dan di distribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia. Mengenai harga bahwa harga memang saat ini sekitar Rp3 juta dan ini harga juga sangat tergantung dengan volume.

1. Tidak ada keterbatasan supply obat COVID-19

Vidjongtius menyampaikan bahwa Amarox tidak membatasi jumlah distribusinya ke Indonesia. Sebab, perusahaan asal India itu memiliki kapasitas produksi yang besar.

“Memang dari supply boleh dibilang tidak ada batasnya jadi Amarox India relatively mempunyai kapasitas yang besar dan ini supply-nya akan disesuaikan dengan kebutuhan di Indonesia. itu yang nomor satu,” kata dia.

2. Kalbe Farma siapkan modal kerja untuk pendistribusian remdesivir

Vidjongtius menyampaikan bahwa pihaknya tidak menyiapkan investasi khusus untuk obat tersebut, namun menyiapkan modal kerjanya. Sebab, obat tersebut masuk dalam kategori pengadaan barang, bukan produksi di dalam negeri.

“Jadi kami tidak membatasi berapa investasi yang kami siapkan. Ini lebih kepada modal kerja sebenarnya karena tidak ada proses produksi di tempat Kalbe tapi lebih kepada pemasaran dan distribusi. Jadi pada dasarnya tidak ada investasi yang kami lakukan lebih kepada persiapan modal kerja untuk pengadaan barang tersebut dan kita distribusikan ke seluruh Indonesia. lebih kepada modal kerja,” jelas dia.

3. Tentang produk remdesivir

Emergency Use Authorization (EUA) produk remdesivir adalah untuk pengobatan pasien penyakit COVID-19 yang telah terkonfirmasi oleh laboratorium. Terutama untuk orang dewasa atau remaja (berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kg) yang dirawat di rumah sakit dengan kondisi yang parah.

Produk Covifor (remdesivir) Injection diproduksi di fasilitas produksi Hetero yang modern dan mutakhir di Hyderabad, India. Serta memenuhi standar yang telah disetujui oleh otoritas regulasi global yang ketat seperti USFDA dan EU. Fasilitas produksi ini telah siap untuk ditingkatkan produksinya guna memenuhi persyaratan skala besar.

Pada Mei 2020, Gilead Sciences Inc memperluas voluntary non-exclusive license kepada Hetero untuk memproduksi dan mendistribusikan remdesivir di 127 negara. Termasuk Indonesia dalam rangka memperluas akses ke pengobatan COVID-19.

Kategori
Asia Regional

Kejuaraan Seri Asia Diundur BWF World Tour Final Pindah ke Thailand

Kejuaraan Seri Asia Diundur BWF World Tour Final Pindah ke Thailand

Kejuaraan Seri Asia Diundur BWF World Tour Final Pindah ke Thailand – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi mengumunkan tiga turnamen akan digelar secara berturut-turut pada pertengahan Januari 2021 mendatang. Tiga turnamen tersebut merupakan turnamen bulu tangkis di Asia yang semula direncanakan akan digelar tahun ini.

Final itu rencananya akan digelar pada akhir bulan Januari. Juga telah diputuskan bahwa turnamen seri Asia dari tur tersebut akan digelar di Thailand.

1. Ada 3 turnamen berturut-turut yang diundur ke Januari 2021

Melansir dari laman resmi Agen IDN Poker , ada tiga turnamen berturut-turut di seri Asia yang akan digelar pada Januari 2021 mendatang. Dimulai dengan Asia Open I Super 1000 yang rencananya akan digelar 12 -17 Januari 2021.

Menyusul setelahnya akan digelar Asia Open II Super 1000 pada 19-24 Januari 2021. Seri Asia akan ditutup dengan World Tour Finals 2020 yang digelar 27-31 Januari 2021.

“Tanggal di bulan Januari memberikan BWF kesempatan terbaik untuk melanjutkan dan menyelesaikan World Tour 2020 sebagai bagian dari kembalinya pertandingan bulu tangkis internasional,” tulis BWF di laman resminya (bwfworldtour.bwfbadminton.com).

2. Kejuaraan seri Asia akan digelar di Thailand

BWF telah resmi mengumumkan World Tour Final 2020 akan digelar di Bangkok, Thailand pada Januari 2021 mendatang. Tak hanya World Tour Final, namun dua gelaran Kejuaraan bulu tangkis dari Asia lainnya juga akan digelar di negara yang sama.

Ini artinya kalender tahun 2020 untuk kejuaraan bulu tangkis internasional akan berakhir pada Januari 2021 mendatang. Studi menunjukkan bahwa Thailand bersedia menjadi tuan rumah kejuaraan Asia.

BWF sangat mengapresiasi kerja sama asosiasi bulu tangkis Thailand dan dukungan dari Pemerintah Thailand yang berkomitmen terhadap langkah penting sebagai bagian dari dimulainya kembali turnamen bulu tangkis internasional.

Turnamen di Thailand tersebut akan menjadi turnamen pertama BWF setelah sempat menunda bahkan membatalkan seluruh pertandingan di masa pandemik COVID-19.

3. Thomas and Uber Cup akan digelar di 2021

Turnamen beregu bergengsi dunia yakni Thomas dan Uber Cup juga dipastikan akan digelar pada 2021 mendatang. Hal ini diputuskan setelah sejumlah negara memilih mundur dari turnamen tersebut.

Belum diketahui pasti kapan tanggal resmi gelaran Piala Thomas dan Uber akan kembali diselenggarakan. Bulan Oktober mendatang, Denmark Open menjadi satu-satunya turnamen yang akan digelar di dalam kalender tahun ini.

Kategori
Regional

Kebangkitan Ekspor Jawa Barat pada Masa Pandemi Covid-19

Kebangkitan Ekspor Jawa Barat pada Masa Pandemi Covid-19

Kebangkitan Ekspor Jawa Barat pada Masa Pandemi Covid-19 – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, ekspor Provinsi Jabar terus membaik pada masa pandemi Covid-19. Bahkan, ia memaparkan, ekspor Jabar menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Meski turun sejak Maret hingga Mei 2020, ekspor Jabar naik mulai Juni lalu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari hingga Agustus 2020. Jabar menyumbang 16,28 persen atau 16,79 miliar dolar Amerika Serikat terhadap ekspor nasional. Disusul Jawa Timur sebesar 12,95 persen, dan Kalimantan Timur sebesar 8,44 persen.

“Kenaikannya adalah 14,16 persen di bulan Agustus dibandingkan bulan Juli. Jadi per bulan naik pelan-pelan. Nanti kita lihat September, harusnya ada di kisaran 40 persen,” tutur Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung.

Berdasarkan data BPS Provinsi Jabar, ekspor Jabar pada Juli 2020 sendiri adalah 2,21 miliar dolar Amerika Serikat atau naik 12,48 persen dari Juni. Emil, panggilan Ridwan Kamil menambahkan, pemulihan ekonomi di negara tujuan turut membuat pertumbuhan ekspor Jabar terus meningkat.

Melansir dari Daftar Live22 “Jadi berita baiknya, dari salah satu ukuran ekonomi, jualan dan ekspor kita lagi kencang, menandakan ekonomi bergerak lagi,” ungkapnya.

UMKM dan Belanja Level Daerah Masih Belum Maksimal

Meski begitu, Emil tidak memungkiri bahwa UMKM dan belanja di level daerah masih belum maksimal. Namun, hal itu sesuai dengan konsep gas dan rem antara ekonomi dan kesehatan di masa pandemi yang selalu berjalan dinamis dan fluktuatif.

“Kadang-kadang 50 persen kesehatan dan 50 persen ekonomi, kadang-kadang 70 persen kesehatan seperti sekarang, dan 30 persennya ekonomi. Tapi tidak pernah seratus berbanding nol,” tuturnya.

Selain itu, Emil pun menyinggung terkait petani atau peternak milenial dan digitalisasi produk. Dirinya ingin memaksimalkan potensi pemuda yang ingin berkontribusi pada pertanian atau peternakan yang bersanding dengan digitalisasi.

Pasalnya, ia yakin, sektor pertanian yang didukung dengan teknologi akan menjadi fokus Jawa Barat ke depan baik di masa pandemi maupun setelah berakhirnya pandemi virus Corona.

Di sisi lain, Bupati Bandung Dadang M. Naser mengatakan, seharusnya Kabupaten Bandung biasa mengeskpor produk pertanian ke Singapur. Namun, karena kondisi pandemi Corona, ekspor tersebut ditangguhkan.

“Sebetulnya ada ekspor yang rutin dilakukan ke Singapura. Tapi karena ada situasi COVID kita belum ada evaluasi. Bagaimana ekspor sayur mayur dan aneka umbi ke Singapura,” katanya.

Kategori
Asia Regional

Taiwan Kembali Marah Besar gegara Dikira Bagian dari Tiongkok

Taiwan Kembali Marah Besar gegara Dikira Bagian dari Tiongkok

Taiwan Kembali Marah Besar gegara Dikira Bagian dari Tiongkok – Pemerintah Taiwan kembali marah besar karena dikira masih merupakan bagian dari Tiongkok. Hal itu dipicu oleh organisasi internasional, Global Covenant of Mayors for Climate and Energy yang menulis di situsnya bahwa beberapa kota di Taiwan adalah bagian dari Negeri Tirai Bambu.

Meski Taiwan tegas menyampaikan tidak lagi menyampaikan bagian dari Tiongkok, namun Beijing menilainya berbeda. Konflik Taiwan dan Tiongkok itu juga terjadi pengakuan dari organisasi internasional. Pemerintah Kaohsiung, Taiwan Selatanlah yang menemukan adanya perubahan status beberapa kota di sana sudah menjadi teritori Tiongkok.

“Taiwan ya Taiwan, Tiongkok ya Tiongkok. Taiwan bukan lah bagian dari Tiongkok. Bila ada kekeliruan penulisan yang keliru maka kami pikir ini benar-benar tidak pantas,” ungkap Perdana Menteri Su Tseng-chang yang marah ketika menemukan fakta itu dan dikutip oleh kantor berita Reuters pada Minggu, 27 September 2020.

“Tiongkok berharap Taiwan menjadi bagian dari wilayahnya di dunia ini. Ini jelas tidak sesuai dengan faktanya,” kata dia lagi.

1. Kemenlu Taiwan meminta agar data di situs Global Covenant of Mayors for Climate and Energy diubah

Kementerian Luar Negeri Taiwan telah meminta kelompok LSM itu untuk membuat koreksi di laman situsnya. Selain itu, Wali Kota Chen Chi-mai mengatakan kotanya di bagian selatan Taiwan sudah dikenal oleh dunia internasional sebagai bagian dari wilayah Taiwan dan bukan Tiongkok.

Menurut situs resminya Sbobet Casino The Global Covenant, misi mereka untuk menghimpun aksi untuk menekan dampak buruk dari perubahan iklim di seluruh dunia. Berdasarkan data di situs mereka, satu-satunya kota di Tiongko yang tercatat sebagai anggotanya adalah Hong Kong.

2. Taiwan dikeluarkan dari keanggotaan PBB dan hanya mengakui Tiongkok

Hingga kini masih ada perdebatan tentang bagaimana sebaiknya menyebut negara pulau itu. Dikutip dari stasiun berita BBC, 2 Januari 2019 lalu pemimpin pertama Taiwan, Chiang Kai-shek kabur dari daratan Tiongkok ke Taiwan pada tahun 1949.

Semula, dia mengklaim sebagai tokoh yang mewakili semua daerah Tiongkok dan bahkan berniat untuk menduduki Negara Tirai Bambu itu. Bahkan, Taiwan sempat duduk menjadi anggota tetap di Dewan Keamanan PBB. Semula, negara-negara barat sempat menyebutnya sebagai pemerintahan Tiongkok (Republic of China/ROC).

Tetapi, pada 1971 lalu, sikap PBB berubah dengan mengeluarkan ROC dari keanggotaannya. Mereka hanya mengakui satu pemerintahan Republik Rakyat Tiongkok yakni (People’s Republic of China/PRC). Sejak saat itu, jumlah negara yang mengakui kedaulatan ROC/Taiwan berkurang drastis menjadi 20.

Hingga kini, Tiongkok tetap masih mengganggap Taiwan sebagai salah satu provinsi mereka yang memisahkan diri. Mereka bersumpah akan kembali merebut Taiwan, bahkan dengan kekerasan militer bila perlu.

3. Ekonomi Taiwan masih sangat dipengaruhi kondisi Tiongkok

Meski secara politis, hubungan Tiongkok dan Taiwan melambat bahkan memburuk, tidak demikian relasi di bidang ekonomi. Perusahaan Taiwan berinvestasi sekitar 60 miliar dolar AS di Tiongkok. Sedangkan, ada sekitar satu juta warga Taiwan yang bermukim di Tiongkok dan mengelola perusahaan Taiwan.

Lantaran hubungan ekonomi kedua negara begitu dekat, sempat memicu munculnya gerakan “Sunflower Movement” pada 2014 lalu. Mahasiswa dan para aktivis berunjuk rasa di depan gedung parlemen Taiwan. Mereka menyerukan pengaruh Tiongkok semakin besar ke Taiwan.